Kalam Qalbu Sang Pecinta (Rembulan dan keindahan wajah Mu)

 Hanya ketika aku mencintaimu aku tidak menemukan rasa sakit.

Hanya ketika aku mencintaimu aku merasa bahwa cintaku tak bertepuk sebelah tangan.

Dan hanya ketika aku mencintaimu wahai Baginda. Aku tidak merasa sendirian.

Sebab terakhir kali aku mencintai seorang hamba Rasanya sangat sakit ya Rasulullah

Setelah ku putuskan untuk mengakhiri perasaan itu, aku rasanya kala itu tak ingin mencintai siapapun lagi selain diri ku sendiri.

Karna aku mengira, tak ada yang lebih berhak aku cintai selain diri ku sendiri.

Akan tetapi aku salah ya Rasulullah

Allah mengenalkan ku kepada engkau

Dan Wallahi aku bersumpah, hingga aku mati dan selamanya Engkau lebih aku cintai melebihi apapun Bahkan diri ku sendiri

Ternyata engkaulah yang lebih berhak aku cintai melebihi segalanya

Aku berangan kala itu, agar Allah memberikan ku sosok lelaki yang amat sangat mencintai ku melebihi apapun

Aku berharap Allah hadirkan sosok itu di dalam kehidupan ku

Dan ternyata, tanpa ku sadari, doa dan angan ku itu Allah kabulkan

Orang itu adalah engkau Ya Rasulullah..

Sosok itu adalah Engkau...

Engkau sangat mencintai aku (umat mu) melebihi apapun.

Bahkan aku (umat mu) sangat engkau cintai.

Meski harus mati terbunuh karna Rindu, biarlah...

Setidaknya itu demi Engkau

Jika harus nyawa yang akan di berikan, biarlah...

Setidaknya demi dakwah mu, demi Engkau...

Bahkan hidupku saja belum tentu cukup untuk menandingi besarnya kecintaan engkau terhadap aku (umat mu)

Kapan Ya Rasulullah?

Kapan aku bisa berjumpa kembali dengan Mu?

Kapan aku bisa kembali melihat senyum indah mu?

Bahkan kadang ketika aku memandang terangnya bulan, aku teringat akan kisah mu di malam itu

Dan terkadang aku pun berbicara kepada bulan itu

Ku katakan, "bahkan Kekasih Ku jauh lebih indah di bandingkan diri mu" lalu aku tersenyum setelahnya


Habibi...aku akan tetap berlari...

Aku akan mengejar penantian itu

Engkau setia menunggu di telaga mu kan?

Maka izinkan aku untuk bisa menjumpai mu jika sudah diberikan izin dan ridho oleh Allah...

Ku selesaikan dulu dakwah ini

Lalu setelah itu aku akan berlari sekencang dan sekuat mungkin menuju engkau Ya Rasulullah....

Tolong Tunggu Aku...

Komentar